DESIGN GRAFIS

Senin, 23 Januari 2023
Tugas praktikum 1 kelas X
Materi tugas dapat dilihat pada link berikut
https://docs.google.com/document/d/14TNsNSDX2yrJZzbh3MfyWFtRt2ki0h5pFOOQUzv_5Ww/edit?usp=drivesdk

Yang mau diselesaikan 
1. Judul ditebalkan, ukuran 16 dan rata tengah isi 12
2. Bagian A spasi 2 rata kiri
3. Bagian B rata tengah spasi 1.5
4. Bagian C rata kanan spasi 1
5. Bagian D. Rata penuh kiri kanan spasi 2 
Penomoran menggunakan otomatis 
Bahasa inggris cetak miring 
Nama,garis bawah di warnai
Setelah tugas selesai melampirkan data asli sebelum di edit
di Januari 23, 2023 Tidak ada komentar: 
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Kamis, 12 Januari 2023
Material tik kelas X semester 2
 Pertemuan I

SISTEM OPERASI

A. PENGERTIAN SISTEM OPERASI ( OPERATING SYSTEM )

Secara umum, Sistem Operasi diartikan sebagai sebuah Program yang mengatur Perangkat Keras Komputer dan sebagai landasan untuk aplikasi yang berada diatasnya
Sistem Operasi juga bertindak sebagai penghubung antara Pengguna dengan Perangkat Keras.
Pengertian sistem operasi dapat di lihat dari beberapa sudut Pandang. Berikut uraiannya,

1. Pengguna, Sistem Operasi merupakan alat untuk mempermudah penggunaan komputer. Sistem ini dirancang dengan mengutamakan kemudahan penggunaan.
2. Sistem, Sistem operasi alat yang dapat menempatkan sumber daya efisien. Sistem Operasi merupakan pengatur sumber daya yang menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien serta eksekusi aplikasi dan operasi dari alat Input/Output (I/O). Sistem Operasi merupakan bagian program berjalan setiap saat yang disetut dengan kernel
3. Tujuan sistem, Sistem operasi sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman digunakan untuk menjalan aplikasi dan menyelesaikan masalah pengguna.

B. FUNGSI SISTEM OPERASI
Resource Manager, Fungsi ini untuk mengalokasikan sumber daya, seperti : memori, CPU, Printer, Disk Drive dan perangkat lainnya.
Interface, Fungsi ini adalah sebagai perantara antara pengguna dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat ( user friendly). Pengguna tidak memiliki kekhawatiran untuk mengoperasikan perangkat level bawah.
Coordinator, Fungsi ini untuk menyediakan fasilitas sehingga aktifitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun sebelumnya.
Guardian, Fungsi ini untuk menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembacaan/penulisan/eksekusi data dan program.
GateKeeper, Fungsi ini adalah untuk mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (Log) ke dalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam sistem
Optimizer, Fungsi ini adalah untuk menjadwal pemasukan ( Input ) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komputasi dan pengeluaran (output ) untuk meningkatkan kegunaan.
Accountant, Fungsi ini mengatur waktu CPU, penggunaan memori, pemanggilan I/O, disk storage, dan waktu koneksi terminal.
Server, Fungsi ini adalah untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file..

Perbedaan BIOS dan Sistem Operasi
 Sebelum kita berbicara perbedaannya, mari kitapersamaannya dulu.
Keduanya sama-sama yang mendata perlengkapan hardware yang ada pada komputer kita, sama-sama memfasilitasi perangkat input/output
MENGGUNAKAN BIOS
Apa itu BIOS
BIOS atau sistem input-output asas ialah program komputer yang menjalankan operasi input-output semasa proses POST. Program BIOS disimpan di dalam sebuah cip memori yang dipanggil CMOS
Jenis-jenis BIOS
Berikut adalah senarai pengeluar terkemuka dunia yang menghasilkan BIOS:
. Acer Labs
. American Megatrends Inc. (AMl)
. Microid Research (MR BIOS)
. Phoenix Technologies
. LSI Logic
. Winbond
Setiap pengeluar biasanya akan menghasilkan BIOS yang berbeda-beda dari segi Kod Ralat (Error Code), Kod POST (POST Code), dan Kunci Interupsi (Interrupt keys). Oleh karena itu cara penggunaan bagi setiap BIOS tersebut juga adalah berbeda.

MELAKUKAN SETTING PERIPHERAL PADA OPERATING SYSTEM (OS) KOMPUTER

Setting Peripheral
Dalam Operating sistem bisa dilakukan setting dari mulai yang sederhana sampai setting yang sifatnya tehnis. Lakukan setting sebagai pengguna saja dulu, dengan membuka desktop, lalu klik kanan mouse, yang akan kita setting adalah berupa tampilannya saja, kita membuka Display Properties .
 Themes; desktop screen saver; appearance; setting
Lalu kita klik pilih color qualitynya yang lebih rendah maka, kita biasa lihat hasilnya.
Atau kalau kita geser screen resolutionnya lebih kecil, maka di layar akan lebih besar bentuk gambarnya. Makin kecil tampilannya makin pada resolusinya.
Coba saja, untuk latihan setting screen saver, kita boleh memilih tampilan apa tergantung ketersediaan filenya
Tidak Display saja yang bisa dilakukan setting, ada banyak menu yang bisa dilakukan setting, kita buka dari mulai Control PANEL. Biasanya sudah menjurus pada-setting untuk keperluan tehnis, termasuk keperluas jaringan, koneksi internet.


Pertemuan 2
PENGOPRASIAN SOFTWARE PENGOLAH KATA

IV. MATERI PEMBELAJARAN
MENGENAL MICROSOFT WORD

             Microsoft Word merupakan program aplikasi pengolah kata (word processor) yang biasa digunakan untuk membuat laporan, membuat dokumen berbentuk surat kabar, membuat label surat, membuat tabel pada dokumen, dan masih banyak lagi dukumen-dokumen lain yang biasa dibuat dengan menggunakan Microsoft Word.
             Sebelum memulai mengoperasikan Microsoft Word, mengenal beberapa istilah yang akan dipakai dalam modul istilah screen Layout(tampilan layar), Menu, dan Toolbar. Screen Layout atau tampitan layar, sesuai dengan arti kata-kata penyusunnya, merupakan sebuah tampilan yang ditunjukkan komputer anda saat mengoperasikan program ini. Untuk tampilan dalam Microsoft Word, dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

1. Beberapa kelebihan pada Microsoft Word
* Pengoperasian mudah dan sederhana
* Dapat memasukkan atau menggabungkan gambar (Grafik) atau objek Lain.
* Tampilan yang digunakan adalah WYSIWYG ( what you see ls what you Get)  artinya apa yang terlihat pada layar monitor adalah yang akan dihasilkan apabila kita mencetaknya pada printer.

2. Menjalankan Program pada Microsoft Word
Untuk memulai program Microsoft word dari tampilan Windows, ikuti langkah-langkah sebagai berikut :
a. Klik menu Star pada taskbar.
b. Sorot ke Menu Program, Pilih Microsoft word, Lalu klik atau tekan enter.
c. setelah itu Microsoft word akan menampilkan lembar kerja seperti

Elemen dasar yang perlu di katahui dalam word diantaranya :
# Baris Judul (Tittle Bar), berisi nama file dan nama program yang sedang aktif
# Baris Menu (Menu Bar), perintah-perintah yang disajikan dalam bentuk tulisan.
# Baris Toolbar (Tool Bar), perintah-perintah yang disajikan dalam bentuk tulisan.
# Baris Penggulung (scrool Bar), untuk menggeser layar ke kiri atau ke kanan gunakan baris penggulung horizontal, sedangkan untuk menggeser layar ke atas atau ke bawah gunakan baris penggulung vertical
# Titik sisip (insertion Point), setiap karakter yang akan anda ketik akan muncul pada posisititik sisip ini.
# Garis Mistar Mendatar (Ruler), memperlihatkan batas daerah pengetikan.
# Status bar, memuat informasi tentang halaman yang anda sunting seperti nomor halaman,total halaman, dan posisi titik sisip.

3. Keluar dari MicrosoftWord
Sebelum keluar , pastikan bahwa dokumen yang selesai di edit telah di simpan (Save). Untuk menutup/keluar dari program Microsoft Word jika sebelumnya masih dalam lembar kerja aktif, maka tutup lembar kerja tersebut dengan prosedur berikut ini:
a. Klik File
b. Kllk Close
Atau klik tanda X pada pojok kanan lembar kerja sejajar dengan baris menu. Untuk keluar dari program Microsoft Word ikuti prosedur sebagai berikut:
# Klik File
# Klik Exit

4. Menu pada MicrosoftWord
Perintah yang ada pada Microsoft Word dikenal dengan istilah Menu, Menu yang terdapat pada Microsoft Word dibedakan menjadi dua jenis yaitu :
a.    Menu Pull Down
lstilah menu Pull Down yang digunakan dalam Microsoft Word mempunyai pengertian yang hampir sama dengan pengertian menu dalam kehidupan sehari-hari (daftar perintah). Di dalam menu ini, terdapat beberapa perintah yang dapat kita pilih dengan menyorot perintah tersebut pada baris menu.

b.    Menu Toolbar
Toolbar menyediakan beberapa tombol sederhana yang dipakai untuk mengakses sebuah perintah yang tertulis pada pada menu. Cara memakainya yaitu dengan menekan tombol-tombol pada toolbar tersebut.

Toolbar Standar

Perintah pada Microsoft Word banyak ditampilkan dalam bentuk lcon dan Toolbar.Ada bebe rapa toolbar dalam bentuk standar diantaranya:
a. Toolbar Judul
Pada bagian Baris Judul, dapat kita lihat nama file yang sedang kita buka, jika kita belum menyimpan dan memberi nama pada file yang kita buka, biasanya Microsoft Word akan menampilkan file tersebut dengan nama Document 1, 2, 3 dan seterusnya.

b. Toolbar Menu
Toolbar berisikan icon-icon yang dipakai untuk mengakses sebuah perintah yang tertulis pada menu Pull Down Baris ini digunakan untuk membantu operator dalam mengedit suatu naskah. Tampilan baris menu utama adalah sebagai berikut.

              Menu dan sub menu mempunyai fungsi yang berbeda-beda. setiap sub menu mempunyai ikon atau gambar kecil yang mewakilinya sehingga lebih mudah penggunaanya. Berikut ini akan dijelaskan secara singkat fungsi dari setiap menu, submenu, dan ikonya.


1.    Fungsi menu FiIe
a. New, berfungsi untuk membuat dokumen baru
b. open, berfungsi untuk membuka file dokumen yang pernah dibuat.
c. Close, untuk menutup dokumen yang sedang aktif
d. Save, berfungsi untuk menyimpan dokumen yang dibuat.
e. Save As, berfungsi untuk menyimpan dokumen yang belum diberi nama atau menyimpan        dokumen dengan menggunakan nama baru.

f. Page Setup, berfungsi untuk mengatur tampilan halaman dokumen dengan menggunakan nama       yang baru.

g. Print Preview, berfungsi untuk melihat tampilan dokumen yang telah dibuat.
h. Print, berfungsi untuk mencetak yang telah dibuat.
i. Exit, berfungsi untuk keluar dari Microsoft word sekaligus menutup dokumen.


2.    Fungsi Menu edit
a. Undo Typing, berfungsi untuk membatalkan perintah yang telah dilakukan.
b. Redo Clear, berfungsi untuk mengulangi perintah terakhir yang dibatalkan.
c. Cut, berfungsi untuk menghapus teks atau gambar dimana teks dan gambar tersebut bisa dimunculkan kembali dengan perintah paste.

d. Copy, berfungsi untuk menyalin teks atau gambar pada dokumen.
e. Paste, berfungsi untuk menampilkan hasil perintah copy atau cut
f . Select All, berfungsi untuk menyorot semua teks atau gambar dokumen yang akan diolah.
g. Find, berfungsi untuk mencari kata atau teks dari dokumen.
h. Replace, berfungsi untuk mengganti teks suatu dokumen.
i. Go to untuk menuju halaman tabel, Footnote, page, atau bagian lain dalam dokumen.


3. Fungsi Menu View
a. Normal, berfungsi untuk mengubah media lembar pengetikan ke dalam bentuk normal sehingga akan menghilangkan garis pengatur dari baris sebelah kiri layar.
 
b. Web Layout, berfungsi untuk mengubah media pengetikan dalam bentuk web view.
c. Print Layout, berfungsi untuk menampilkan media pengetikan ke dalam bentuk Print view.
d. Outline, berfungsi untuk menampilkan media pengetikan ke dalam bentuk outline view.
e. Toolbar, berfungsi untuk menampilkan dan menyembunyikan toolbar.
f. Zoom, berfungsi untuk menentukan ukuran tampilan yang dilihat pada monitor.
g. Ruler, untuk menampilkan ataupun menyembunyikan garis pengatur.
h. Header dan Footer, berfungsi untuk membuat judul (header) atas dan judul bawah (footer) pada dokumen.

i. Full Screen, berfungsi untuk menampilkan dokumen dalam satu layar penuh.


4. Menu lnsert
a. Page Break, berfungsi untuk menyisipkan belahan halaman. '
b. Page Number, berfungsi untuk menyisipkan nomor halaman dokumen.
c. Date and Time, berfungsi untuk menyisipkan tanggal dan waktu di dokumen.
d. Symbol, berfungsi untuk menyisipkan symbol ke dalam dokumen.
e. Footnote, berfungsi untuk menyisipkan catatan kaki ke dalam dokumen.
f . Hyperlink, berfungsi untuk menyisipkan teks hyperlink pada lembar kerja yang dipakai dalam pembuatan shorcut untuk pembukaan dokumen yang tersimpan dalam internet, atau server jaringan.

g. lnsert Exel Spreadsheet, berfungsi untuk menyisipkan lembar kerja Excel kedalam dokumen Word.
h. Chart, berfungsi untuk menyisipkan grafik ke dalam Word.
i. Word Art, berfungsi untuk menyisipkan teks yang artistik ke dalam dokumen.
j. Equation Editor berfungsi untuk menyisipkan rumus matematika, kimia, fisika ke dalam dokumen.
k. Clip Art, berfungsi untuk menyisipkan Gambar Clip Art ke dokumen yang sedang Aktif.
l.  Object berfungsi untuk menyisipkan objec ke dalam dokumen.
m. Autoshapes, berfungsi untuk menyisipkan gambar tertentu ke toolbar dokumen.
n. Diagram, berfungsi untuk memasukkan diagram ke dalam dokumen.

 
5. Fungsi Menu Format
a. Font, berfungsi untuk memilih jenis huruf yang ingin digunakan.
b. Pangraph, berrfungsi untuk menentukan indensi, spasi, atau pemotongan baris dan halaman dokumen.

c. Coloumns, untuk membuat dokumen menjadi beberapa kolom sesuai keinginan.
d. Background, bertungsi untuk menambah warna pada latar belakang yang berbeda pada dokumen.
e. Auto format, berfungsi untuk melakukan format pada dokumen yang aktif secara otomatis.
f. Bullet and Numbering, berfungsi untuk menyisipkan bullet dan nomon pada teks atau kalimat yang dipilih pada dokumen yang aktif.
g. Font size, berfungsi untuk memilih ukuran jenis huruf yang dipakai.
h. Font style, untuk memilih bentuk atau gaya dari tambahan huruf yang dipakai seperti: huruf tebal/bold, miring/italic, garis bawah/underline

i. Font color, berfungsi untuk menentukan jenis warna pada huruf yang digunakan
j. Drop cap, untuk membuat huruf pertama pada teks/paragrap menjadi huruf yang lebih besar daripada huruf yang lain.


6. Fungsi menu tools
a. Spelling grammer, berfungsi untuk menjalankan fasilitas pemeriksaan ejaan dan tata bahasa dari teks/paragrap dokumen

b. Word count,berfungsi untuk memberikan data statistik tentang sejumlah halaman, kata, karakter, paragrap, dan baris di dokumen

c. Track Changes, berfungsi untuk melihat perubahan pada dokumen yang telah dilakukan,serta untuk menolak/menerima perubahan yang telah dilakukan

d. Auto Correct, berfungsi untuk memperbaiki teks secara otomatis
e. Compare and Merge Document, berfungsi untuk membandingkan dokumen yang aktif dengan dokumen yang lain dan untuk menggabungkan dokumen
 
f. Protect Document, berfungsi untuk melindungi dokumen supaya aman dari pengguna dokumen yang tidak berkepentingan

g. Envelopes and Labels, berfungsi untuk membuat amplop dan memberikan label dokumen
h. Letter Wizard, untuk membuat surat menggunakan fasilitas wizard
 

7. Fungsi menu table
a. Draw table, berfungsi untuk menampilkan toolbar tables and borders yang digunakan untuk membuat gambar tabel melalui fasilitas yang ada di word

b. Insert table, berfungsi untuk membuat tabel di dokumen
c. Delete table, berfungsi untuk menghapus tabel di dokumen
d. Delete cells, berfungsi untuk menghapus sel pada tabel di dokumen
e. Delete row, berfungsi untuk menghapus baris pada tabel dokumen
f. Delete columns, berfungsi untuk menghapus kolom pada tabel dokumen
g. Merge Cells, berfungsi untuk menggabungkan isi sel yang terpisah menjadi satu sel
h. Split cells, berfungsi untuk membagi sel dalam beberapa baris dan kolom
i. Sort ascending, berfungsi untuk mengurutkan data dari abjad A s.d Z atau angka 1 sampai dengan terakhir dari data

j. Sort descending, berfungsi untuk mengurutkan data dari abjad Z s.d A atau dari angka terakhir data sampai angka 1

k. Hide gridlines, berfungsi untuk menyembunyikan/menampilkan garis bantu di tabel

8. Fungsi menu windows
a. New windows, berfungsi untuk memperlihatkan dokumen yang sama melalui jendela yang berbeda

b. Arrange all, berfungsi untuk mengatur jendela dari dokumen yang aktif agar dapat melihat seluruh dokumen aktif dengan ukuran yang sama dalam waktu yang sama juga

c. Split, berfungsi untuk membagi dokumen yang aktif menjadi dua bagian


9. Fungsi menu help
a. Microsoft word help, berfungsi untuk mencari pertolongan tentang pengguna fasilitas di word
b. Hide the office assistant, berfungsi untuk menampilkan/menyembunyikan asistent word yang dimunculkan dalam bentuk animasi
c. About microsoft word, berfungsi untuk menampilkan kotak dialog microsoft word yang digunakan
c. Toolbar
1. Toolbar Standard
Toolbar ini memuat perintah yang sering kita gunakan seperti membuat lembar kerja baru, membuat dokumen, menyimpan dan lain sebagainya. Beberapa icon yang sering digunakan dalam toolbar standard diantaranya :


c. Toolbar

1. Toolbar Standard
Toolbar ini memuat perintah yang sering kita gunakan seperti membuat lembar kerja baru, membuat dokumen, menyimpan dan lain sebagainya. Beberapa icon yang sering digunakan dalam toolbar standard diantaranya :
1.   

 Toolbar Formatting 

           Toolbar berisikan icon-iconyang di pakai untuk memformat dokumen, seperti memilih model huruf, ukuran huruf, efek percetakan, dan peralatan texs, membatalkan, menggaris bawahi atau mengubah agar menjadi huruf miring (itlaic), peralatan pengetikan (apakah akan rata kanan, kiri, atau tengah/centering dan lain-lain)

 

Toolbar Drawing

Toolbar berisikan ikon-ikon yang memudahkan kita untuk membuat gambar,objec (auto shapes) dan pengaturan bentuk serta efek dari bentuk tersebut.





di Januari 12, 2023 Tidak ada komentar: 
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Kamis, 17 Februari 2022
Latihan 2 M.word
 1. Jelaskan pengertian M.word

2. Sebutkan aplikasi pengolah kata minimal 4

3. Jelaskan cara membuka aplikasi m.word

4. Sebutkan fungsi menu pada m.word

5. Jelaskan langkah langkah membuat folder baru

6. Jelaskan cara membuka file tersimpan di dokumen 

7 sebutkan menu menu tab yang terdapat pada m. Word

8 jelaskan cara berbagi data dalam bentuk link 

9. Bagaimana cara menyimpan file pada drive

10. Jelaskan langkah langkah menutup M.Word

11 jelaskan sejarah perkembangan aplikasi m.word

di Februari 17, 2022 121 komentar: 
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Selasa, 31 Agustus 2021
Latihan 3 disain grafis
 1. Sebutkan fungsi dari tab 

di Agustus 31, 2021 1 komentar: 
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Berbagi ke Twitter
Berbagi ke Facebook
Bagikan ke Pinterest
Materi pertemuan 4 desain grafis


Oktober 22, 2017
MATERI TIK KELAS XII SEMESTER 1 "DESIGN GRAFIS"
 MATERI 1

Design Grafis Bitmap & Vektor
Design diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata. 
Grafika/grafis adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah foto, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.
Design grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis desain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), ataupun disiplin ilmu yang digunakan (design).


PRINSIP DESAIN GRAFIS 
Desain grafis juga memiliki prinsip seperti halnya manusia, seseorang dikenal karena
prinsipnya, prinsip utama harus ditampilkan dalam sebuah design grafis sehingga karya
tersebut komunikatif, sedangkan unsur yang lainnya ditampilkan sekedar dan tidak
mengalahkan unsur utama. Semuanya itu tergantung selera desainer grafis, klien dan
khalayak yang menjadi sasaran pesan.
1.      Kesederhanaan 
     Hal ini sangat logis demi kepentingan kemudahan pembaca memahami isi pesan yang disampaikan. Dalam penggunaan huruf sebuah berita misalnya. Huruf judul (headline), subjudul dan tubuh berita (body text) sebaiknya jangan menggunakan jenis font yang ornamental dan njilimet, seperti huruf blackletter yang sulit dibaca.
2.      Keseimbangan
      Keseimbangan adalah keadaan atau kesamaan antara kekuatan yang saling berhadapan dan menimbulkan adanya kesan seimbang secara visual.
3.      Kesatuan
        Kesatuan adalah kohesi, konsistensi, ketunggalan atau keutuhan, yang merupakan isi pokok dari komposisi. Contohnya adalah ilustrasi, garis dan teks diberi raster sehingga memberikan kesan kesatuan terhadap pesan yang dimaksud.
4.      Penekanan (aksentuasi)
      Penekanan dimaksudkan untuk menarik perhatian pembaca, sehingga ia mau melihat dan membaca bagian desain yang dimaksud. Kalau dalam konteks desain surat kabar ini bisa dilakukan dengan memberikan kotak raster atas sebuah berita. Hal ini akan mengesankan pentingnya berita itu untuk dibaca oleh pembaca. Atau juga membesarkan ukuran huruf pada judul berita, sehingga terlihat jauh berbeda dengan berita lainnya. Penekanan juga dilakukan melalui perulangan ukuran, serta kontras antara tekstur, nada warna, garis, ruang, bentuk atau motif.
5.      Irama (repetisi)
       Irama merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni. Irama merupakan selisih antara dua wujud yang terletak pada ruang, serupa dengan interval waktu antara dua nada musik beruntun yang sama. Desain grafis mementingkan interval ruang atau kekosongan atau jarak antar obyek. Misalnya jarak antar kolom, jarak antar teks dengan tepi kertas, jarak antar 10 foto di dalam satu halaman dan lain sebagainya.
6.      Proporsi (Proportion)
       Proporsi termasuk prinsip dasar tata rupa untuk memperoleh keserasian. Untuk memperoleh keserasian dalam sebuah karya diperlukan perbandingan – perbandingan yang tepat. Pada dasarnya proporsi adalah perbandingan matematis dalam sebuah bidang. Proporsi Agung (The Golden Mean) adalah proporsi yang paling populer dan dipakai hingga saat ini dalam karya seni rupa hingga karya arsitektur. Proporsi ini menggunakan deret bilangan Fibonacci yang mempunyai perbandingan 1:1,618, sering juga dipakai 8 : 13.  Dalam bidang desain proporsi ini dapat kita lihat dalam perbandingan ukuran kertas dan layout halaman.

UNSUR DESAIN GRAFIS
Agar desain yang kita hasilkan menarik mata ada beberapa unsur yang harus dipelajari
yaitu unsur dalam desain grafis. Semua unsur tersebut tidak harus dimasukkan sekaligus
dalam sebuah karya desain karena ada sebagian desain yang menuntut salah satu dari
unsur tersebut harus diprioritaskan, jadi ada penekanan-penekanan dalam setiap unsur.
1.  Garis (Line) 
     Sebuah garis adalah unsur desain yang menghubungkan antara satu titik poin dengan
     titik poin yang lain sehingga bisa berbentuk gambar garis lengkung (curve) atau lurus
     (straight). Garis adalah unsur dasar untuk membangun bentuk atau konstruksi desain.
2. Bentuk (Shape)
    Bentuk adalah segala hal yang memiliki diameter tinggi dan lebar. Bentuk dasar yang
    dikenal orang adalah kotak (rectangle), lingkaran (circle), dan segitiga (triangle).
3. Tekstur (Texture)
    Tekstur adalah tampilan permukaan (corak) dari suatu benda yang dapat dinilai dengan
    cara dilihat atau diraba. Yang pada prakteknya, tekstur sering dikategorikan sebagai
    corak dari suatu permukaan benda, misalnya permukaan karpet, baju, kulit kayu, cat
    dinding, cat canvas, dan lain sebagainya.
4. Ruang (Space)
   Ruang merupakan jarak antara suatu bentuk dengan bentuk lainnya, pada praktek desain
   dapat dijadikan unsur untuk memberi efek estetika desain dan dinamika desain grafis.
   Dalam bentuk fisiknya pengidentifikasian ruang digolongkan menjadi dua unsur, yaitu
   obyek (figure) dan latar belakang (background).
5. Ukuran (Size)
    Ukuran adalah unsur lain dalam desain yang mendefinisikan besar kecilnya suatu obyek.
    Dengan menggunakan unsur ini kamu dapat menciptakan kontras dan penekanan
    (emphasis) pada obyek
    desain kamu, sehingga orang akan tahu mana yang akan dilihat atau dibaca terlebih
    dahulu.
6. Warna (Color)
    Warna merupakan unsur penting dalam obyek desain. Karena dengan warna orang bisa 
    menampilkan identitas, menyampaikan pesan atau membedakan sifat dari bentuk-bentuk
    visual secara jelas.

Design grafis dibagi menjadi 2 kelompok, yakni bitmap dan vektor
Secara umum, software atau program aplikasi desain grafis saat ini membedakan design
berdasarkan dua kategori utama. Yaitu gambar design vektor dan gambar design
raster/bitmap. Supaya lebih jelas, berikut penjelasannya mengenai kedua tipe gambar
tersebut beserta apa saja perbedaan diantara keduanya.


Apa itu Vektor? 
Gambar vektor adalah format file grafis berdasarkan ekspresi matematika yang terdiri dari
titik (point), garis (line), dan bentuk (shape).
Tutorial_Vector02

Gambar vektor juga punya istilah yang biasa disebut dengan point. Maksudnya point adalah
setiap titik (node) saling dihubungkan untuk membuat bentuk-bentuk tertentu. Point tersebut
bisa ditambahkan, dihapus, atau dipindahkan jalur garisnya untuk membuat bentuk-bentuk
tertentu sesuai keinginan.

 
Gambar vektor tidak akan blur atau pecah ketika diperbesar. Ukuran aslinya akan tetap
terjaga tanpa ada penurunan kualitas sedikitpun.
Apa itu Bitmap?
Contoh gambar bitmap, yang apabila di zoom akan terlihat kumpulan warna pixel
 
Gambar bitmap, atau disebut juga sebagai gambar raster adalah tipe file gambar
yang disusun oleh grid pixel, kotak warna, atau titik warna. Ukuran gambar bitmap dapat
dikurangi (diperkecil) tanpa kehilangan kualitas. Namun gambar bitmap atau raster akan
kehilangan kualitas jika ukurannya meningkat melampaui dimensi aslinya (jika diperbesar
maka gambar akan terlihat buram atau pecah).

Kelebihan Grafis Vektor 
- Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien 
- Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu
  tampilannya
- Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
- Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan. 

—Kekurangan Grafis Vektor 
- Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konvers
   objek gambar tersebut dari format bitmap
- Pemakaian prosessor yang memakan memori lebih
  banyak sehingga komputer bekerja menjadi lebih lambat.

Kelebihan Grafis Bitmap 
- Pemakaian memori yang lebih kecil  
- Dapat menghasilkan objek gambar bitmap dari objek gambar vektor dengan cara mudah
  dan cepat.

 Kelemahan Grafis Bitmap 
- Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika
  objek gambar diperbesar.  
- Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang
  detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah 

Mengetahui aplikasi untuk membuat grafis vektor dan bitmap   

Program aplikasi untuk membuat grafis vektor dan bitmap itu banyak sekali macamnya,
seperti Page Maker, Corel Photo Paint, CorelDraw, Adobe Photoshop,Microsoft Photo
Editor, Macromedia Fireworks, Macromedia Freehand, Adobe Illustrator. Tetapi yang akan
dibahas disini yaitu Program Aplikasi CorelDRAW dan Adobe Photoshop.
Perbedaan Antara Desain Raster dan Desain Vektor


perbedaan-raster-bitmap-vektor
 
Setelah mengetahui apa itu desain raster dan desain vektor, maka selanjutnya akan
dibahas perbedaan antara keduanya. Dipembahasan ini akan lebih difokuskan   
mengenai apa-apa saja yang menjadi perbedaan antara gambar raster dan gambar vektor.
  
Raster (Bitmap)

Gambar bitmap disusun oleh objek yang disebut pixel. Kerapatan ribuan hingga jutaan
kotak-kotak warna (pixel) yang tersusun hingga membentuk sebuah gambar tersebut
dinamakan resolution (resolusi).

Gambar bitmap memang tidak akan pecah jika ukurannya diperkecil, namun akan terlihat
buram dan pecah jika ukurannya semakin diperbesar dari ukuran aslinya.

Gambar bitmap juga membutuhkan resolusi yang tinggi jika kamu ingin mencetaknya (print).
Jika tidak, maka gambar akan terlihat buram atau pecah-pecah dalam hasil cetaknya. Hal
ini jugalah yang menjadikan ukuran file gambar bitmap akan lebih besar bila dibandingkan
dengan ukuran file dari gambar vektor.

Namun, gambar bitmap sangat tepat digunakan bila gambar tersebut memiliki banyak
gradasi warna yang rumit dan juga adanya bayangan pada gambar. Gambar bitmap akan
terlihat sangat halus untuk menampilkan perpaduan banyak warna. Misalnya pada sebuah
foto, atau lukisan digital.

Selain itu, karena layar komputer menampilkan gambar dengan resolusi dalam satuan pixel,
maka gambar yang akan ditampilkan adalah gambar bertipe bitmap. Tentunya tipe gambar
ini memang yang paling populer digunakan dalam dunia digital.


Format file gambar bitmap: 
PSD (“PhotoShop Document”): Standar format untuk software Photoshop dengan
dukungan layer. 
TIFF (“Tagged Image File Format”): Memungkinkan kompresi gambar tanpa kehilangan
kualitas. Digunakan juga sebagai alternatif PSD dengan ukuran yang lebih kecil. 
JPEG (“Joint Photographic Expert Group”): Sebuah sistem kompresi gambar yang
sangat populer dalam dunia digital komputer dan fotografi. 
PDF (“Portable Document Format”): Memungkinkan untuk menyimpan gambar vektor
dan bitmap dalam bentuk dokumen. Sangat berguna untuk file yang akan dicetak. 
GIF (“Graphics Interchange Format”): Umumnya digunakan sebagai gambar bergerak
dengan menggunakan 256 warna untuk menghasilkan lapisan (layer) layaknya animasi. 
PNG (“Portable Network Graphics”): Menggunakan sistem kompresi
yang memungkinkan transparansi pada gambar. PNG ini memiliki penggunaan yang sama
seperti file GIF, tetapi dengan kualitas yang lebih baik. PNG juga populer digunakan untuk
desain komponen user interface pada website atau antarmuka pada suatu program. 
RAW (“Right Angle Weave”): Dikenal sebagai digital negative. Yang populer digunakan
dalam dunia fotografi.
Vektor
Gambar vektor memungkinkan pengguna untuk menjaga kualitas desain mereka di
berbagai format dan resolusi. Dalam file vektor, masing-masing titik, garis, dan bentuk
diciptakan sepenuhnya secara terukur.

Gambar vektor tidak akan buram atau pecah, baik ketika diperkecil ataupun diperbesar,
ukuran dan kualitasnya akan tetap terjaga dengan baik.

Dalam desain grafis, vektor biasa digunakan untuk membuat: 
Logo, Icon, Illustrasi, Infografik, Font, Pattern, Element pada halaman website, Kartu nama,
brosur, poster, dsb

Gambar vektor sangat tepat digunakan untuk media cetak (print), karena kualitas warna
tampilannya di layar komputer akan tetap sama ketika dicetak dengan printer (di kertas,
buku, atau media cetak lainnya).

Karena pada umumnya gambar vektor menggunakan format warna CMYK (cyan, magenta,
yellow and key (black) ). Sedangkan gambar raster biasanya menggunakan format warna
RGB (red, green and blue). Walau sebenarnya penggunaan format warna dalam software
desain grafis ini bersifat opsional atau disesuaikan dengan kondisi tertentu.





contoh-brosur-vektor
  Contoh hasil cetak desain vektor yang dibuat dengan menggunakan software Adobe Ilustrator
Software yang biasa digunakan untuk desain vektor adalah:
Adobe Ilustrator (berbayar – terbaik dan paling populer digunakan, bisa dikombinasikan
dengan Photoshop) 
CorelDRAW (berbayar – alternatif paling populer) 
Inkscape (gratis – tersedia untuk Windows, Linux, dan Mac OSX) 
Sketch (berbayar – khusus untuk OS Apple Macintosh) 
Affinity (berbayar – khusus untuk OS Apple Macintosh)
 
Format file gambar vektor: 
AI – Format file dari Adobe Ilustrator 
EPS – (Encapsulated PostScript) yang juga milik dari Adobe 
SVG – (Scalable Vector Graphics) yakni standar file vektor dari organisasi W3C untuk
kebutuhan website 
DXF – (Drawing eXchange Format) yakni standar format file dari program AutoCAD milik
perusahaan Autodesk.



Keterangan gambar :
Menu Bar : Tempat sejumlah menu seperti File, Edit, View, Layout, Arrange, dll
Toolbar Standard : Tempat icon yang mewakili perintah yang sering kita gunakan seperti membuat file baru, menyimpan, meng-copy, dllc.
Toolbar Property : Merupakan kumpulan peralatan yang sesuai dengan objek yang kita pilih, bagian toolbar properti yang menunjukkan posisi koordinat x dan y suatu objek, dan menunjukkan pula ukuran tinggi dan lebar suatu objekd.
Color Pallete : Merupakan fasilitas untuk pewarnaan objek. Dalam keadaan default warna yang disediakan adalah mode warna CMYK. Untuk menampilkan mode warna lain adalah dengan memilih menu Windows, Color Palettes, lalu pilih mode warna yang diinginkane. Pasteboard : Lembar kerja Corel Draw, disebut juga Drawing Page, setiap hasil grafis yang dibuat dengan coreldraw akan disimpan dengan ekstensi .CDRf.
Toolbox : Kumpulan icon yang digunakan untuk membuat gambar pada beberapa icon terdapat fly-out (ikon lain yang disembunyikan oleh ikon utama) dan bila diklik akan menampilkan beberapa tools lainnya pada kelompok tools tersebut.
Navigasi Halaman
Baris status
Dockers : Fasilitas yang berfungsi untuk menggantikan kotak dialog dan memudahkan serta mempercepat pembuatan objek. Untuk memunculkan dockers, dari menu Windows, dockers, pilih dockers yang akan ditampilkan.

MENU UNTUK MENGATUR INTERFACE/TAMPILAN

KUMPULAN TOOLBOX PADA CORELDRAW
Penjelasan
     Pick tool : Mengaktifkan obyek dan untuk melakukan editing dasar dari obyek. Misalnya scaling, rotating, skewing, resizing
     Shape Tool : Melakukan proses editing node pada shape( komponen garis dari obyek).
      Smudge Tool : Menggosok obyek sehingga merubah bentuk obyek yang digosok tersebut.
      Roughen Tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
    Transform Tool : Merotasi, membesarkan, mengecilkan, skewing image secara bebas.
Crop Tools
         Crop Tool : Digunakan untuk menghapus objek diluar      seleksi.
       Knife Tool : Pisau yang berfungsi untuk memotong obyek. Cara kerjanya persis seperti menggunakan pisau biasa.
         Eraser Tool : Menghapus bagian tertentu dari obyek.
        Virtual Segment delete tool : Menghapus segmen secara virtual
Zoom Tools
         Zoom Tool : Membesarkan atau mengecilkan tampilan area  kerja di monitor.
        Hand Tool : Menggeser area kerja ke posisi tertentu.
Curve Tools
         Freehand Tool : Membuat obyek berupa garis bebas.
         Bezier Tool : Membuat obyek garis dengan menentukan banyaknya node.
        Artistic Media Tool : Membuat obyek garis dengan           berbagai bentuk yang artistik.
      Pen Tool : Membuat obyek kombinasi antara garis lurus    dan garis lengkung secara langsung.
      Polyline Tool : Membuat obyek kombinasi garis lurus dan   freehand secara langsung.
         3-Point Tool : Membuat obyek garis dengan kurva 3 point.
         Connector Tool : Membuat obyek garis konektor secara   interaktif
         Dimension Tool : Membuat obyek garis ukuran pada suatu obyek yang kita buat.
Smart Tools
       Smart Fill : Untuk mewarna objek dan garis secara   bersamaan sesuai dengan pengaturan.
        Smart Drawing : Membuat obyek garis secara bebas seperti freehand tool, namun dengan hasil yang lebih bagus.
Rectangle Tools
        Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar.
       3-Point Rectangle Tool : Membuat obyek persegi panjang atau bujur sangkar dengan kemiringan tertentu.
Ellipse Tools
         Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips.
       3-Point Ellipse Tool : Membuat obyek lingkaran atau elips dengan kemiringan  tertentu.



Penjelasan


Object Tools


        Polygon Tool : Membuat obyek segi banyak.
        Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang.
         Complex Star Tool : Membuat obyek-obyek bintang sudut banyak.
         Graph Paper : Membuat obyek menyerupai tabel.
         Spiral Tool : Membuat obyek spiral.
         Text Tool : Membuat obyek teks.
         Table Tool : Membuat tabel.


Perfect Shape Tools


          Basic Shapes Tool : Membuat obyek-obyek dasar.
         Arrow Shapes Tool : Membuat obyek-obyek anak panah.
         Flowchart Shapes Tool : Membuat obyek-obyek flowchart.
         Banner Shapes Tool : Membuat objek-objek banner.
        Callout Shapes Tool : Membuat obyek-obyek callout (objek isi teks pada komik).


TOOL EFEK


Interactive Tools
         Blend tool : Memberikan efek transformasi dari satu obyek ke obyek lain.
         Contour tool : Memberikan efek kontur pada obyek.
         Distort tool : Memberikan efek distorsi pada obyek.
         Drop shadow tool : Memberikan efek bayangan pada obyek.
         Envelope tool : Memberikan efek perubahan bentuk pada obyek.
         Extrude tool : Memberikan efek tiga dimensi pada obyek.
         Transparency tool : Memberikan efek transparansi warna pada obyek.



TOOL PEWARNAAN


Eyedropper Tools


        Eyedropper tool : Mengambil sampel warna dari suatu obyek.
        Paintbucket tool : Memberikan warna tertentu pada suatu obyek.


Interactive Fiil Tools (warna obyek)
          Fill tool : Mewarna objek dengan macam-macam metode.
         Mesh fiil tool : Mewarna bidang pada objek.


Outline Tools (warna garis)
          Outline color dialog : Memunculkan color outline tool.
          No outline : Menghilangkan outline.
          Hairline outline : Memberikan outlinedengan ukuran sangat kecil.
          ½ point outline : Memberikan ukuran outline½ poin.
          1 point outline : Memberikan ukuran outline1 poin.
          2 point outline : Memberikan ukuran outline2 poin.
          8 point outline : Memberikan ukuran outline8 poin.
          16 point outline : Memberikan ukuran outline16 poin.
          24 point outline : Memberikan ukuran outline24 poin.
          Color docker window : Memunculkan color docker windowuntuk outline.
          Fill color dialog : Memunculkan kotak dialog warna isi.
          Fountine fill dialog : Memunculkan kotak dialog warna gradasi
          Patern  fill dialog : Memunculkan kotak dialog pola.
         Texture fill dialog : Memunculkan kotak dialog tekstur.
          Postscript fill dialog : Memunculkan kotak dialog postscript.
          No fill : Menghilangkan warna isi.
          Color docker dialog : Memunculkan color docker window untuk warna isi. 
SHAPING :


Menu shaping berfungsi jika ada dua objek saling bersinggungan.Menu shaping dibagi beberapa kelompok sesuai dengan fungsinya yaitu Weld, Trim, Intersect, Simplify, Front Minus Back, Back Minus Front, Boundary


 Ada beberapa cara untuk melakukan perintah dari menu tersebut yaitu;


1. Menu Bar > Arrange > Shaping, dan pilihannya seperti gambar dibawah;



2. PADA PROPERTY BAR, ICON DARI MENU SHAPING AKAN MUNCUL APABILA ADA DUA OBJEK TERSELEKSI DAN SALING BERSINGGUNGAN, GAMBARNYA ICON-NYA SEPERTI DIBAWAH INI;


3. Menu Bar > Window > Dockers > Shaping, maka akan muncul kotak Docker perintah dari menu Shaping, seperti gambar dibawah ini;




Dibawah ini adalah penjelasan fungsi dari masing-masing menu tersebut;


Misal yang akan kita edit dengan menu Shaping adalah dua object lingkaran seperti gambar dibawah ini;





Weld; berfungsi untuk menggabungkan dua object yang bersinggungan
Cara 1;


Menggunakan menu yang ada pada Menu Bar dengan yang ada pada Property Bar caranya sama;


Select kedua object lingkaran tersebut, sehingga icon menu Shaping akan muncul pada Property Bar, kemudian coba klik icon Weld, seperti gambar dibawah ini;

Sehingga kedua object lingkaran tersebut melebur jadi satu menjadi object baru, seperti gambar dibawah ini;

Cara 2;
Menggunakan Docker Shaping;
Select atau pilih salah satu object lingkaran, seperti gambar dibawah;